Wednesday, April 17, 2024
HomeBerita JatimFakta Pria Situbondo Lecehkan Kiai Diamankan Polisi

Fakta Pria Situbondo Lecehkan Kiai Diamankan Polisi

Media Indo Pos,Situbondo – Seorang pemilik akun Facebook atas nama Alan Fikri Fatlulloh itu adalah Aan (28) diamankan polisi usai melecehkan kiai kharismatik di wilayah setempat. Ia diamankan kemarin malam.

Aan diamankan untuk menghindari main hakim sendiri yang mungkin dilakukan warga yang tidak terima. Saat proses pemeriksaan di kantor polisi, Aan diduga mengalami depresi karena jawabannya tidak nyambung. Berikut sejumlah fakta pria di Situbondo diamankan polisi karena lecehkan kiai:

1. Awal Mula Kasus
Aan diciduk polisi karena postingannya di media sosial Facebook. Ia memposting ujaran melecehkan seorang kiai kharismatik di wilayah setempat.

Kapolsek Jangkar AKP Agus Siswanto menjelaskan, kasus ini bermula saat anggotanya melakukan patroli siber di medsos. Lalu ditemukan sebuah akun Fb mengunggah ujaran bernada kebencian dan melecehkan seorang tokoh setempat.

Pihaknya pun melakukan penelusuran terhadap pemilik akun yang dimaksud. Dan, didapatkan informasi pemilik akun merupakan warga Desa Pesanggrahan, Jangkar, Situbondo. “Setelah ditelusuri diketahui pemilik akunnya warga Pesanggrahan bernama Aan,” paparnya.

2. Aan Diamankan Polisi
Agus mengaku pihaknya telah mengamankan Aan. Ia diciduk lalu dibawa ke Polres Situbondo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Iya, benar. Kami amankan tadi malam,” ungkap Kapolsek Jangkar AKP Agus Siswanto saat dikonfirmasi, Jumat (29/3/2024).

3. Polisi Amankan Rumah Aan
Agus menerangkan, Aan diamankan untuk menghindari timbulnya gejolak serta potensi amuk massa dari para simpatisan tokoh tersebut. Sehingga pelaku diamankan ke Mapolres Situbondo.

Bahkan, kepolisian juga melakukan penjagaan di rumah Aan. Sebab, berdasarkan informasi, ratusan simpatisan kiai akan meluruk rumah pemilik akun Fb tersebut.

4. Aan Diduga Depresi
Pelaku diduga mengalami depresi. Pasalnya, saat dilakukan pemeriksaan intensif, pertanyaan penyidik dan jawaban pelaku tidak pernah nyambung.

“Ini masih kami dalami. Dia berpura-pura depresi atau memang benar depresi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Momon Suwito Pratomo.

Sementara keterangan kepala desa, pelaku memang sudah lama mengalami depresi berat. Bahkan, disebut pernah dirawat di RSJ Licin Banyuwangi. “Kami juga sudah panggil keluarganya untuk dimintai keterangan terkait kondisi kejiwaan Aan,” imbuhnya.

Selain memiliki rekam jejak medik pernah dirawat di RSJ Licin, bukti lain yang menunjukkan Aan mengalami depresi adalah semua kaca di rumah keluarga sering dipecahkan Aan. “Itu berdasarkan keterangan keluarganya. Pelaku itu katanya sudah lama mengalami depresi,” kata Momon.

5. Keluarga Minta Maaf
Keluarga Aan pun meminta maaf atas perbuatan pelaku di media sosial yang melakukan ujaran kebencian dan melecehkan kiai. Bahkan, keluarga dikuatkan kepala desa setempat sudah membuat surat pernyataan permintaan maaf secara tertulis.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments