Tuesday, May 28, 2024
HomeBisnisIndexHarga Gula Tembus Rp22.800 per Kg di e-Commerce

Harga Gula Tembus Rp22.800 per Kg di e-Commerce

Media Indo Pos,Jakarta – Gula menjadi komoditas yang menjadi sorotan belakangan ini. Selain stoknya yang langka di pasaran, harganya juga melesat. Hal ini tak hanya terjadi di toko offline tapi juga di toko-toko ritel online. Berdasarkan pantauan, harga gula kristal putih premium merek Rose Brand dipatok Rp22.800 per kilogram (kg) di toko online Shopee.

Sementara harga gula premium merek Gulaku dibanderol Rp18.400 per kg di toko lain dalam e-commerce yang sama. Bahkan di beberapa toko lain harga merek Gulaku premium warna hijau dibanderol Rp22.750 per kg. Kemudian harga gula tebu kuning merek Gulaku berada di level Rp22.750 per kg.

Bergeser ke e-commerce Tokopedia, harga gula tebu kuning merek Rose Brand dibanderol Rp18.100 per kg. Kemudian gula premium dengan merek yang sama ada di harga Rp18.200 per kg. Sedangkan harga gula premium merek Gulaku dipatok Rp19.250 per kg dan harga gula tebu kuning di harga Rp19.350 per kg.

Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) merelaksasi harga gula dengan menaikkannya di tingkat konsumen menjadi Rp17.500 per kg hingga Mei mendatang. Harga itu naik Rp1.500 per kg di wilayah Jawa jika dibandingkan kenaikan yang dilakukan pada akhir 2023 lalu.

Kenaikan itu terjadi lantaran adanya permintaan dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) terhadap harga acuan pembelian (HAP) bahan-bahan pokok seperti beras dan gula. Namun katanya, kenaikan harga gula itu hanya bersifat sementara.

“Sudah kita berikan relaksasi gula jadi Rp 17.500 per kilogram sampai 31 Mei,” ucap Kepala BAPANAS Arief Prasetyo di kantor BAPANAS, Kamis (18/4).

Arief meyakinkan ketersediaan gula di pasaran tak akan langka dengan kebijakan itu.

“Dengan begitu (harga yang naik) kita pastikan gula tersedia dan nggak akan hilang, karena ada relaksasi,” lanjutnya.

Gula pun ditemukan langka di sejumlah minimarket di Jakarta beberapa waktu belakangan ini. Salah satu kelangkaan terjadi di Indomaret di kawasan Otista, Jakarta Timur. Ardita, petugas di Indomaret tersebut mengatakan kelangkaan terjadi sejak beberapa waktu belakangan ini.

“Banyak banget yang nanyain gula, setiap hari pasti ada yang bertanya 1 atau 2 orang,” katanya kepada awak media, Jumat (19/4).

Tapi sayang barangnya sedang tidak ada. Ia bercerita pasokan gula terakhir masuk ke toko yang dijaganya sejak seminggu sebelum Lebaran lalu. Saat itu pasokan masuk sebanyak 2 karung gula.

Harga gula di ritel tersebut dibanderol dengan harga yang sama, yakni Rp17.500 per kilogram kg. Kelangkaan pasokan bahan pokok di toko ritel tidak hanya terjadi pada gula. Kelangkaan juga pernah terjadi pada beras. Kelangkaan terjadi pada Februari lalu.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments