Thursday, May 23, 2024
HomeBerita NasionalKasus Pelecehan Pelayan Toko Kue di Depok Berakhir Damai

Kasus Pelecehan Pelayan Toko Kue di Depok Berakhir Damai

Media Indo Pos,Depok – Kasus pelecehan seksual yang dialami wanita pelayan toko kue inisial RP (20) saat melayani pelanggan di Cimanggis, Depok, berkahir damai. Pelaku mengaku khilaf melakukan aksinya tersebut.

“Ngaku khilaf dia,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Depok, Iptu Nurhayati kepada wartawan, Sabtu (20/4/2024).

Nurhayati mengatakan RP dan pelaku sudah membuat surat pernyataan damai. Dia mengatakan korban RP juga sepakat tak membawa kasus itu ke jalur hukum.

“Sepakat damai dan tidak akan menuntut secara hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang wanita pelayan toko kue berinisial RP (20) mengalami pelecehan seksual saat melayani pelanggan di Cimanggis, Depok. Pelaku tiba-tiba saja memeluk korban.

“Diduga pelaku masuk ke dalam toko kue kemudian datang menghampiri korban dan memeluk korban di muka umum,” kata Kapolsek Cimanggis Kompol Judika dalam keterangannya, Kamis (18/4).

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/4), sekitar pukul 09.38 WIB. Awalnya, pelaku datang dan menghampiri korban yang bekerja sebagai kasir.

“Sekitar pukul 09.30 WIB pelaku datang ke toko kue kemudian bertanya-tanya kepada karyawan toko,” ujarnya.

Dalam video viral, dinarasikan pelaku awalnya menanyakan apakah di kamar mandi toko tersebut terdapat CCTV. Tak lama kemudian, pelaku langsung menghampiri korban yang sedang memegang remot televisi.

Sekonyong-konyong, pelaku memeluk korban. Korban berontak dan mengarah ke pintu keluar toko. Pelaku pun langsung kabur. Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Cimanggis guna pengusutan lebih lanjut. Saat ini pelaku masih diselidiki polisi.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments