Tuesday, June 25, 2024
HomeInternationalWorldEkonomi Korea Utara Lagi Semrawut, Kim Jong Un Kirim Warganya Kerja di...

Ekonomi Korea Utara Lagi Semrawut, Kim Jong Un Kirim Warganya Kerja di China

Media Indo Pos,Jakarta – Sejumlah perusahaan di Korea Utara dilaporkan berupaya mengirim pekerjanya ke China. Korea Utara berniat mendatangkan lebih banyak mata uang asing di tengah kondisi perekonomian yang sedang sulit.

“Awal April lalu, pejabat perusahaan perdagangan Korea Utara yang saya kenal meminta saya untuk mencarikan perusahaan China yang bersedia mempekerjakan pekerja Korea Utara,” kata narasumber yang enggan disebutkan namanya dari provinsi Jilin, China, dikutip dari Radio Free Asia, Kamis (6/6/2024).

Pemerintahan Kim Jong Un mengalami kesulitan finansial imbas sanksi internasional yang dijatuhkan. Sanksi itu terkait langkah Pyongyang yang meluncurkan sejumlah program nuklir dan rudalnya.

PBB melarang Korea Utara menempatkan pekerjanya di luar negeri, serta meminta pekerja yang ada di luar negeri kembali ke negaranya pada 2019. Namun pandemi COVID-19 mendorong Korea Utara menutup perbatasannya, membuat pekerja luar negerinya terlantar melebihi tenggat waktu.

Pekerja yang sebelumnya tinggal di China mulai pulang dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun sebagian besar dari mereka tetap berada di China dan harus terus bekerja untuk mendapatkan uang tunai bagi pemerintah.

Selama pandemi, lebih sulit bagi pekerja asal Korea Utara untuk mendapatkan pekerjaan. Kini peluang pekerjaan lebih terbuka sehingga Pyongyang ingin mereka mulai mendatangkan mata uang asing lagi.

Korea Utara kemungkinan besar akan memanfaatkan visa pelajar atau pelatihan kejuruan demi menghindari sanksi. Warga negaranya yang sudah ada di China juga diharapkan tetap bekerja di sana.

Tercatat banyak perempuan yang pergi ke China untuk bekerja di restoran, industri pengolahan pakaian, hingga makanan laut. Sementara pekerja laki-lakinya mayoritas bekerja di sektor konstruksi di Rusia.

Beberapa kontrak antara perusahaan China dan agen tenaga kerja Korea Utara telah ditandatangani. Bulan lalu, sejumlah pemuda terlihat mengantri di luar dua rumah sakit provinsi untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan mereka.

Radio Free Asia melaporkan terdapat puluhan ribu pekerja Korea Utara di Rusia dan China. Salah satu narasumber bahkan menyebut ada lebih dari 100.000 pekerja Korea Utara yang mencari nafkah di China per bulan Desember.

Sementara itu, laporan dari Panel Ahli Dewan Keamanan PBB pada bulan Maret mengatakan bahwa warga Korea Utara yang bekerja di luar negeri memperoleh penghasilan sekitar US$ 500 juta di 40 negara.(Red)

Oh hi there 👋
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments