Wednesday, June 19, 2024
HomeHukum & KriminalMobil Bos Rental di Pati Disewa Tahun Lalu, Dugaan Penggelapan Diusut

Mobil Bos Rental di Pati Disewa Tahun Lalu, Dugaan Penggelapan Diusut

Media Indo Pos,Jakarta – Seorang bos rental mobil berinisial BH yang tewas dikeroyok di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pernah melaporkan kehilangan mobilnya di Polres Metro Jakarta Timur. Mobil tersebut hilang setelah disewa pada November 2023 lalu.

“Penyewa sudah sering menyewa mobil, terakhir bulan November 2023,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Armunanto Hutahaean saat dihubungi, Selasa (11/6/2024).

AKBP Armunanto menyebut pihak penyewa, menyewa mobil itu untuk kurun waktu satu bulan. Namun, setelah masa sewa habis, mobil tersebut tak kunjung dikembalikan oleh penyewa.

BH pun membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Timur pada Februari 2024 lalu. BH melaporkan terkait dugaan penggelapan mobil sewaan tersebut.

“(Laporan dugaan penggelapan) Bukan pencurian, kita masih menangani perkaranya, kita akan usut hingga tuntas,” ujarnya.

Armunanto menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polresta Pati untuk mengecek terkait keberadaan mobil sewaan yang diduga digelapkan tersebut.

“Kita sedang cek ke Pati, kita cek dulu ya mobilnya,” imbuhnya.

Kronologi Penganiayaan Korban
Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan rombongan bos rental yang dikira maling di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Pengeroyokan itu bermula dari adanya warga yang berteriak ‘maling’.

Kapolresta Pati Kombes Andhika Bayu Adhittama menyebut kejadian bermula saat bos rental BH dan tiga temannya mengambil mobil yang hilang dan terlacak di daerah Pati. Rombongan ini datang ke Pati menggunakan mobil.

“BH mengajak tiga korban lainnya mengambil mobil di daerah Pati dengan mengendarai mobil Sigra. Pada Kamis (6/6) sekira pukul 13.00 WIB korban tiba di wilayah Sukolilo. Termasuk menuju ke GPS mobil,” jelas Bayu saat konferensi pers di Mapolresta Pati, dilansir dari detikJateng, Senin (10/6).

Singkat cerita, korban BH menemukan mobilnya terparkir di rumah milik tersangka AG. Kemudian korban BH langsung membuka, BH langsung mengendarai mobil tersebut.

“Korban menemukan mobil terparkir di halaman rumah saudara AG kemudian korban langsung membuka mobil dan mengambil mobil dengan kunci cadangan. Korban mengendarai BH mobil dengan tiga korban lainnya mengendarai mobil Sigra,” kata Bayu.

Dia mengatakan warga curiga atas aksi rombongan dari Jakarta tersebut sehingga sontak berteriak ‘maling’. Warga lain yang mendengarnya langsung mengejar para korban. Akibatnya, terjadi penganiayaan terhadap empat korban.

“Kemudian para korban pergi dan terpisah, namun warga mengejar karena ada warga yang teriakan maling-maling dari warga. Para korban setelah mengendarai kemudian terdengar teriakan maling-maling oleh warga,” terang Bayu.

Atas kejadian tersebut, keempat korban babak belur dianiaya massa. Polisi menerima laporan adanya kejadian tersebut dan mendatangi lokasi untuk mengevakuasi para korban. Nahas, korban BH meninggal.(Red)

Oh hi there đź‘‹
It’s nice to meet you.

Sign up to receive awesome content in your inbox, every month.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments